Join This Site
 Perkembangan teknologi semakin tahun semakin mempermudah para pelaku industri dalam menjalankan usahanya. Sebagai salah satu contoh perusahaan PLN, perusahaan BUMN ini mengembangkan teknologi yang lumayan canggih, salah satunya pada penarikan pencatatan meteran listrik (sebelum PLN pintar ada/token/pulsa).

Dimana PLN tempoe doeloe mencatat meteran dengan menggunakan pencatatan manual, hasil catat manual yang kadang ada beberapa petugas yang tidak valid, maka PLN melakukan terobosan baru dengan memasang masing-masing meteran manual dengan kode unik dan dalam pengambilan data meteran cukup dengan foto sehingga hasilnya ada bukti data yang nyata dan benar.

Gambar
contoh data keluaran pada ponsel Anda
Dalam Industry Forestry, perusahaan HTI (hutan tanaman Industry) yang sustainable  ada 2(dua) kegiatan utama yaitu proses pemanenan kayu kemudian dilakukan penanaman kembali,Penanaman pohon setelah panen itu investasi awal yang tidak murah, setelah 3 tahun tanaman yang ditanam sudah menjadi pohon tegakan, untuk mengidentifikasi stock/jumlah kayu tegakan, perusahaan HTI melakukan inventarisasi pohon disetiap compartemen dengan cara survey sampling plot dengan manual tenaga kerja atau ukur analog tradisional.

Saat ini sudah ditemukan sistem inventarisir pohon tegakan dengan sistem digital, dibantu dengan sebuah aplikasi dengan menggunakan kamera dan teknologi drone, hasil data dapat dengan mudah didapatkan secara lebih cepat.
Teknologi digital memungkinkan pengukuran permukaan sampel yang luas dan cepat, data yang dapat dihasilkan berupa 
1. Diameter rata-rata
2. Jumlah pohon per hektare
3. Volume per hektare
4. Koordinat GPS

Dengan sistem aplikasi ini lebih teruji hasilnya dan akurat data lokasi karena dilengkapi data GPS. Area uji coba untuk luas 400 m2 biasanya membutuhkan kurang dari 1 menit untuk direkam, rekaman setiap 20 detik biasanya hanya membutuhkan  satu menit untuk di proses.... aplikasi yang sangat cepat.

Bayangkan sebuah perusahaan HTI yang luas untuk rencana panen mencapai 10.000 ha dengan dibantu aplikasi camera dan drone merekam 10,5 jam dan proses data membutuhkan 31 jam sudah dapat menghasilkan Diameter,Jumlah pohon, volume dan koordinat, dimana sebelumnya menggunakan survey inventarisir tradisional yang biayanya puluhan juta dan durasi pengambilan data bisa hari bahkan mingguan maupun bulanan
Aplikasi ini membutuhkan biaya registrasi per tahun sekitar lima jutaan rupiah, nilai yang sebanding dengan  hasil yang cepat, akurat dan terdata. Vidionya bisa di lihat dibawah ini.



Inilah perkembangan dunia forestry yang modern dan berkelas internasional. Demikian update informasi tentang hutan industri sampai jumpa di informasi perkembangan teknologi selanjutnya.
Salam Forestry.....






Source by Katam Technologi

    

0 komentar: